Andi Harun mengakui dirinya memberikan perpanjangan dua kali kepada kontraktor.
“Saya beri deadline terakhir paling lambat akhir Juli ini. Saya ingin mengupdate pekerjaan itu sudah 100 persen,” kata AH, sapaan akrab Andi Harun.
“Hari ini pemasangan lighting dan penyempurnaan pekerjaan lantai,” lanjutnya.
Setelah pembersihan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bisa menyelesaikan sebalum deadline berakhir. Satu diantara hal yang menjadi perhatian adalah masalah parkir liar. Hal itulah yang menjadi alasan kenapa pagar disekeliling Teras Samarinda belum juga dibuka.
“Belum kami buka karena harus menentukan tata kelola dan organisasi kelolanya. Penting untuk meletakkan faktor keamanan juga,” terangnya.
Sebagian dari peralatan instrumen yang terpasang di Teras Samarinda ini adalah barang-barang yang cukup mahal karena kualitasnya yang tinggi sehingga semua aspek termasuk safety, aset daerah yang ada di lokasi tersebut menjadi bagian dari tata kelola yang akan dirumuskan secara bersama-sama.
Editor: Aspian Nur