"Jadi kita ini dengan tim yang beranggotakan 7 orang diminta oleh pembina untuk menyiapkan kebutuhan operasional, karena target kita dalam waktu 4 bulan ke depan (RSI) mulai dibuka," ujar Lamri, Jumat (21/6/2024).
Hanya saja menurutnya yang menjadi persoalan, pihaknya masih belum bisa maksimal karena beberapa alat yang ada perlu di kalibrasi kembali. "Alat-alat yang lama, mana yang bisa dipakai atau yang diperbaiki, serta mana saja alat kita yang memang tidak bisa digunakan lagi itu juga masih kita data," ucapnya.
Dia menerangkan, setelah adanya perintah tersebut sejak beberapa waktu lalu pihaknya telah mulai melakukan kegiatan bersih-bersih di seluruh area bangunan salah satu rumah sakit kebanggaan masyarakat Samarinda itu.
"Makanya selama satu bulan ini, kita fokus untuk bersih-bersih ruangan khususnya di area dalam kawasan RSI, dan di dalam ini ruangan kita kebetulan kabel-kabel listriknya sudah ditarik semua, lalu pipa-pipa air juga banyak yang patah, kemudian juga setiap ruangan itu memerlukan apa itu yang masih kita persiapkan," katanya.
Lamri juga mengatakan pada Minggu (23/6/2024) lusa, pihaknya dibantu tim dari relawan akan kembali melakukan kegiatan bersih-bersih. "Kita mohon infokan kepada relawan-relawan yang memiliki kemapuan kalibrasi, kemampuan mendukung alat-alat agar bisa membantu dalam proses pengoperasian kembali Rumah Sakit Islam," tambahnya.
Beberapa alat yang dibutuhkan dalam proses pembersihan menurut Lamri diantaranya gergaji mesin pemotong kayu, lalu mobil bak guna membuang serpihan kayu pohon serta rumput tebal yang ada di sana.
Lamri juga menjelaskan, untuk kondisi bangunan RSI sekarang sebenarnya telah direnovasi pada masa Ketua Yayasan sebelumnya, almarhumah Rita Barito.
"Hanya saja saat kondisi terbuka kemarin beberapa alat yang ada di RSI banyak diambili, mulai dari bak mandi yang portabel, lalu AC, serta alat lainnya. Walaupun tidak semua, masih ada peralatan yang bisa diselamatkan dan diamankan," jelasnya.
Karena faktor lamanya bangunan yang tidak digunakan, sebagian besar telah ditumbuhi oleh rumput-rumput, dan itu yang masih menjadi fokus Lamri dan tim.
"Kemungkinan sudah ada sekitar 40 persen lah kondisi di sana sudah bersih kembali, dan kita target kegiatan Sabtu- Minggu ini kawasan RSI sudah bersih lah mencapai 80 persen," terang Lamri.
Setelah proses pembersihan tersebut selesai, Lamri mengungkapkan akan dilanjut dengan proses finishing sembari ruangan akan di tata agar bisa segera difungsikan.
Editor: Maruly Z