Meski ada sebagian LPJU yang belum berfungsi atau tidak menyala, namun setidaknya dengan keberadaan penerangan disebagian jalan Ring Road II dan III tersebut bisa membuat pengendara roda dua juga roda empat merasa aman.
“Alhamdulillah, sekarang sudah terang kalau lewat Ring Road, tidak gelap seperti dulu. Ini bisa memberi rasa aman untuk saya yang biasa lewat di jalan ini,” kata Muhammad Azamuddin, seorang warga yang bekerja di daerah Loa Bakung namun berdomisili di daerah Sempaja kepada Korankaltim.com Selasa (21/5/2024) hari ini.
Menurut Azam, sapaan akrabnya, selama ini setiap kali melintas di jalur lingkar kota tersebut pada malam hari ada rasa waswas, khawatir ada orang jahat ditengah jalan. “Wajar kalau khawatir, karena selain jalan ini gelap saat malam hari juga jalurnya panjang, takutnya kalau ada orang yang mau berbuat hal-hal tak diinginkan,” ucapnya.
Pengamatan media ini di lapangan, ada beberapa titik LPJU dipasang di sepanjang Ring Road dan sudah menyala pada malam hari terutama Ring Road III arah menuju Sempaja yang terang benderang meski ada sebagian yang tertutup oleh rimbunnya pepohonan yang berada di median jalan.
Diketahui tahun 2024 ini Dishub Samarinda menargetkan agar seluruh ruas jalan dilengkapi dengan LPJU. “Ada sekitar 1.022 titik tiang LPJU yang kami usulkan untuk direalisasikan tahun ini di Samarinda," kata Kepala Seksi (Kasi) Prasarana Jalan Dishub Samarinda Rinjani Kusuma beberapa waktu lalu.
Kawasan Ring Road 2 dan Ring Road 3 jadi focus utama karena dua ruas jalan tersebut belum pernah terpasang LPJU sebelumnya. “Untuk di Jalan HM Ardans ada 143 titik yang kami usulkan, dan untuk di Jalan Nusyirwan ada 158 titik,” ungkapnya.
Seluruh pemasangan lampu penerangan ini mengikuti standar pemasangan yang ditetapkan, yaitu menggunakan tiang dengan ketinggian 9 meter dan daya 120 Watt.
Editor: Aspian Nur