Kepala Kakanwil Kemenag Kalimantan Timur Abdul Khalik menyampaikan, sesuai dengan hasil perhitungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ketinggian hilal pada hari ini rata-rata diatas 6 derajat.
"Maka kemungkinan Lebaran itu akan berlangsung esok hari, tetapi kami tetap menunggu putusan dari Kemenag Pusat dalam Sidang Isbat malam ini," ucap Khalik kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Untuk di Kalimantan Timur biasanya hilal tidak terlihat karena tertutup dengan awan. "Apalagi Kaltim berada di wilayah timur, sehingga jarang hilal tersebut bisa terlihat dan rasanya tidak bisa terlihat," sebutnya.
Beberapa kawasan di Indonesia pasti ada spot-spot yang bisa memantau dan melihat ketinggian hilal. "Mulai dari Papua sampai Aceh ketinggian hilal yang terdata mulai dari 4,88 derajat hingga 7,6 derajat," jelas Khalik.
Kemenag Kaltim sebelumnya sudah pernah mengupayakan beberapa lokasi yang dirasa mumpuni dalam memantau ketinggian hilal. "Jadi kami sudah berupaya menyediakan tempat untuk memantau hilal, seperti di Kabupaten Berau, menara Islamic Center Samarinda, puncak gunung batu putih di Air Putih tapi tetap saja hilal tidak terlihat karena tertutup awan kabut dan lainnya," paparnya.
Terpisah, Kepala BMKG Samarinda Riza Arian Noor mengatakan dalam pantauan hilal kali ini pihaknya telah menyediakan teodolit dan teleskop.
"Memang alat yang ada ini belum bisa secara maksimal ketika melakukan pemantauan, karena jika alat yang lebih canggih tentu teleskopnya harus memiliki filter cuaca serta dilihatnya dengan sistem komputerisasi dan pengaturan pencahayaannya bisa di atur," kata Riza.
Dalam pantauannya fraksi iluminasi bulan hanya sekitar 0,55 persen jadi kecerahan cahaya bulan yang ditangkap sangat kecil sekali sehingga memerlukan teknologi yang mumpuni serta filter sehingga objek bisa lebih terlihat.
"Untuk alat di Samarinda kami masih belum punya, tetapi untuk penetapan hilal tersebut biasanya BMKG pusat melakukan live streaming di beberapa kota dengan menggunakan perangkat yang mumpuni," sebut Riza.
Editor: Aspian Nur