Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pun sudah mengajak panitia dan pihak terkait mematangkan persiapan jelang even perdana di IKN tersebut.
"Panitia harus terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan besar mendatang, mengingat taruhannya adalah nama baik IKN," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito melansir dari Antaranews.com Kamis (7/3/2024) hari ini.
MTQ XXX rencananya digelar selama 10 hari pada 20-30 September dan diperkirakan dihadiri sekitar 7.000 kafilah. Sebelumnya saat memimpin rapat di IKN tentang persiapan MTQ Nasional tersebut, Warsito mengatakan untuk acara pembukaan dan penutupan dilakukan secara hibrid di IKN dan di Samarinda, kemudian khusus untuk cabang Tahfiz Quran akan berlangsung di IKN.
Terpisah, Sekprov Kaltim Sri Wahyuni menekankan agar semua kegiatan bisa berjalan sesuai rencana sehingga skenario lokasi dan pembuatan panggung, skenario akomodasi para dewan hakim dan para peserta yang ikut MTQ di lokasi IKN harus dimatangkan.
Sri Wahyuni juga mengatakan tentang perlunya dukungan dari Kementerian Kominfo untuk penambahan perkuatan jaringan, termasuk penyediaan dua Media Center MTQ baik di Samarinda maupun di IKN.
Ia juga minta dukungan dari Kementerian Perhubungan terkait penyediaan sarana transportasi darat, baik untuk penjemputan dan pengantaran dari dan ke bandara, maupun kendaraan yang dikhususkan bagi kafilah dari masing-masing provinsi selama kegiatan berlangsung.
"Kami juga memohon dukungan kepada Kementerian Perhubungan agar frekuensi penerbangan ke dan dari Bandara APT Pranoto Samarinda bisa ditambah, termasuk untuk penerbangan malam hari," ujar Sri.
Editor: Aspian Nur