Dengan diresmikannya jalan alternatif ini, diharapkan dapat memberi manfaat lebih kepada masyarakat. Tidak hanya sekadar memecah kemacetan di daerah jalan Otto Iskandardinata atau persisnya di Kawasan Gunung Manggah, namun juga mampu menunjang kegiatan perekonomian warga. Angkutan barang dan jasa semakin lancar sehingga perputaran roda perekonomian masyarakat semakin baik.
Andi Harun mengatakan, giatnya Pemkot Samarinda dalam membangun infrastruktur bertujuan untuk memberikan segala kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian. “Menyediakan banyak ruang terbuka publik, menata lahan parkir, drainase, lampu penerangan jalan serta perbaikan berbagai fasilitas umum lainnya adalah untuk kemaslahatan Bersama,” kata Andi Harun seperti dilansir dari laman Diskominfo Samarinda.
Ia juga mencontohkan, jika selama ini Samarinda yang terbiasa dengan banjir, Alhamdulillah banjir terus berkurang dampaknya. Hal ini disebabkan perbaikan dan pembangunan jalur-jalur drainase, kolam retensi serta pembebasan lahan sepanjang sisi-sisi sungai dari bangunan warga yang mempersempit lebar sungai. Daerah Bengkuring dalam 3-4 tahun terakhir ini, sudah tidak pernah lagi dilanda banjir besar, yang dulunya setiap tahun selalu kita harus membangun dapur umum dan mendirikan tenda untuk menampung warga yang kebanjiran.
Atas nama Pemkot dan masyarakat Samarinda, Andi Harun juga mengucapkan terima kasih kepada Bunardi Nugroho dan para kerabat, H Muchtar, H Zaini, Anwar, H Budiono, Habib Ahmad Baraqbah. Keenam tokoh masyarakat tersebut telah menghibahkan tanahnya guna menunjang pembangunan jalan alternatif yang diresmikan hari ini.
Editor: Maruly Z