“Pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat. Sebab, tak hanya memberikan pelayanan kelistrikan secara optimal, PLN juga memperhatikan kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya kaum dhuafa agar dapat dapat meringankan beban mereka selama Ramadan,” ujar Anas.
Ia menyebut, paket yang dibagikan tersebut berasal dari zakat profesi yang diambil dari karyawan PLN. Selain di Samarinda, kegiatan serupa juga di gelar di seluruh Indonesia, karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan PLN secara nasional.
“Sebenarnya tidak selalu bulan Ramadan, tapi memang pada momen-momen tertentu yang dilaksanakan dengan tema khusus,” jelasnya.
Tak hanya sembako dan bantuan uang tunai yang diberikan. Selama ramadhan lanjut Anas, Lazis PLN Samarinda juga memiliki beberapa program lain seperti Bahagia Bersama Yatim, Buka Bersama Dhuafa, dan kegiatan sosial lain selama bulan Ramadhan. Ia berharap,bantuan yang disampaikan dapat membantu para penerima manfaat, khususnya warga Samarinda.
“Saat Ramadan biasanya ada tren kenaikan harga kebutuhan pokok, itulah mengapa kami memilih memberikan bantuan berupa sembako,” ungkapnya. (rs)