Ruko berlantai dua yang menjadi sumber asap itu persisnya berada di Jalan Panglima Batur, Blok B-12 Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota. Diketahui, ruko tersebut merupakan toko yang menjualan perlengkapan elektronik yang juga sekaligus dijadikan tempat tinggal.
Menurut Deni (26), salah seorang saksi mata mengatakan, saat itu ia sedang berada di sekitar lokasi kejadian, dan melihat listrik di ruko tersebut padam yang kemudian disusul dengan kepulan asap dari lantai dua. "Saya langsung lari memberitahu pemiliknya, dia pas mau tutup, kalau ada asap di lantai dua," singkatnya.
Sementara itu, pemilik ruko Acuan alias Julianto (35) mengatakan, bahwa saat itu dirinya baru saja hendak menutup toko, dan tiba-tiba putus aliran listrik alias jeglek. Kemudian ada orang datang menghampirinya, mengatakan ada asap di lantai dua. "Setelah itu saya langsung lari ke lantai dua bersama pegawainya, ternyata benar ada api dan asap sudah mengepul," tuturnya.
Kemudian ia pun bergegas melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya, tetapi tak mampu lantaran asap di dalam ruangan tersebut terlalu tebal. "Jadi, saya langsung menghubungi pemadaman dan gak lama datang petugas, melakukan penanganan," singkatnya.
Terpisah, Kaporlesta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan pemilik toko, kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.
"Karena saat itu listrik di ruko tiba-tiba padam dan terjadi kebakaran di lantai dua, Alhamdulilah api tidak membesar, karena langsung ditangani petugas pemadam dibantu relawan," katanya saat dikonfirmasi Senin (5/2/2024) hari ini.
Ditanya nominal kerugian akibat kejadian tersebut, hingga saat ini pihaknya belum bisa memprediksi dan masih dilakukan pendataan. "Ini masih dilakukan pendataan dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," singkatnya.
Editor: Maruly Z