Hal ini disampaikan anggota DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar yang menyebut sudah mengusulkan hal itu beberapa waktu lalu sejak dirinya menjadi anggota dewan dan kawasan dimaksud sudah ditinjau oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun.
Meski harusnya menjadi program perioritas mengingat tersumbatnya drainane mengakibatkan banjir nyatanya membutuhkan waktu yang lama untuk realisasi.
“Sudah ditinjau wali kota terkait masalah drainase. Ini termasuk aspirasi saya tetapi tidak bisa dijalankan," kata Deni kepada Korankaltim.com Kamis (1/2/2024).
Politisi Fraksi Gerindra ini menyebut para ketua RT setempat juga sudah mengadu berulang-ulang terkait dengan masalah drainase didalam gang mereka namun tetap pada kondisi yang ada, dimana tidak memungkinkan untuk dibuatkan drainase didalam gang sedangkan diluarnya saja tidak ada jalan untuk drainasenya.
"Makanya wali kota minta kami datang melihat langsung. memang untuk drainase ini pasti membutuhkan anggaran yang besar," sebut Deni lagi.
Usai kunjungan tersebut, Deni yang didampingi Camat Samarinda Ilir itu baru mengetahui jika pada 2024 ini akan dilakukan pembangunan drainase sisi luar terlebih dahulu.
"Kami berharap dengan adanya ini, bisa menguraikan bajir yang ada didalam. Karena bukan dibagian luar saja. Paling parah itukan ada
dibagian dalamnya ini," ucap Deni.
Editor: Aspian Nur