Akibatnya dua bangunan yang terdiri dari satu rumah tunggal dan satu buah indekos 12 pintu ludes terbakar. Menurut keterangan pemilik rumah Linda (42), bahwa saat itu ia terbangun lantaran terjadi jeglek beberapa kali, hingga akhirnya ia pun mengecek dan alangkah terkejutnya ia, api sudah membakar kasur serta jendela kamar sang ibu.
"Listrik di rumah jeglek beberapa kali, mungkin ada lebih 10 kali, pas saya cek, api sudah mebakar kasur dan jendela," katanya saat ditemui di lokasi kejadian.
Sontak hal ini membuat dirinya langsung bergegas membangunkan anak-anaknya, untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sekitar. "Saya langsung keluar sama anak-anak dan meminta pertolongan warga, dan api sudah membesar," singkatnya.
Sementara itu, Kabid Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Teguh Setya Wardhana mengatakan pasca menerima laporan tersebut, pihaknya menurunkan tiga posko terdekat. "Kami menurunkan unit dari tiga posko terdekat, dibantu dengan teman-teman relawan," tuturnya.
Dan api baru bisa dipadamkan setelah satu jam kemudian, pasca amukan si jago merah tersebut menghabiskan dua bangunan, yakni satu rumah tunggal dan satu indekos 12 pintu. "Yang terbakar dua bangunan, satu tunggal dan satu kos-kosan, rata-rata terbuat dari kayu," sebutnya.
Disinggung soal dugaan penyebab kebakaran tersebut, dari informasi yang diterimanya, akibat arus pendek. "Kalau menurut informasinya itu, korsleting listrik," tutupnya.
Editor: Maruly Z