Kali ini, IPA Selili menjadi lokasi pertama dilakukan pengurasan pada awal tahun 2024 ini dengan tujuan untuk menjaga kualitas air hingga sampai pada pelanggan. Menurut Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Sendya Ibanez menjelaskan jika pengurasan bak pengendapan dan IPA semacam ini memang rutin dilakukan.
“Untuk pengurasan sendiri membutuhkan waktu mulai dari pagi sampai kurang lebih sore, kalau lebih cepat biasanya siang sudah selesai. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ini untuk menjaga kualitas air,” kata Sendya pada Koran Kaltim, Minggu (14/1/2024).
Pada saat pengurasan, nantinya Perumdam Tirta Kencana menghentikan sementara pengisian air di IPA induk. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk bisa menampung air sehari sebelum dilakukan pengurasan.
Dia mengatakan, saat pengurasan, distribusi air memang tidak mati total, namun hanya debit air yang berkurang saja. Akan tetapi bakal ada rumah yang tidak mendapatkan distribusi air sama sekali apabila keberadaan rumahnya tinggi seperti posisinya di lantai dua dan pegunungan.
“Kita imbau pada masyarakat untuk bisa menampung air dulu sebelum dilakukan pengurasan. Pengurasan ini kami terima informasi dari pihak distribusi memang dadakan, mudahan bisa tersampaikan. Karena ini sifatnya rutin, tiap tiga bulan sekali kan jaga kualitas air,” ungkapnya.
Pihaknya juga terus berkomitmen untuk menjaga kualitas air agar sampai ke pelanggan dengan baik hingga ke rumah-rumah warga.
“Kalau dalam satu tahun itu empat kali dan itu tergantung, kita melihat juga ya. Kalau memang filter kami sudah mulai kotor, lalu ada yang namanya vlug air sudah mulai naik ke permukaan maka kita akan cepat-cepat lakukan pengurasan,” jelasnya.
Dia menjelaskan, setelah pengurasan, air akan kembali mengalir seperti semula dengan kecepatan yang sama. Beda halnya dengan kasus pipa bocor yang membutuhkan waktu hingga dua hari agar air bisa mengalir normal.
Adapun beberapa wilayah yang bakal terdampak Jalan Lumba-Lumba, Jalan Pelita 1,2,3 dan 4, Jalan Rumbia, Jalan Sultan Alimuddin, Jalan Sejati dan Perumahan Unmul.
Editor: Maruly Z