Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Kaltim, pembangunan gedung ini dikerjakan dengan sistem multiyears atau tahun jamak dengan nilai pagu Rp50 miliar menggunakan APBD 2014. Namun hingga kini Dinas PUPR maupun Perkim belum juga menempati gedung tersebut.
Menanggapi hal ini Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Eddy Djunaidi memastikan tahun ini juga pihaknya akan segera menempati gedung tersebut.
“Saat ini pembangunannya sudah sampai 95 persen. Memang pengerjaanya sedikit lama karena kami juga menunggu anggaran dan baru tahun ini ada penambahan anggaran lagi dari pembangunan sebelumnya,” ujar Eddy (sapaan).
Berdasarkan pengamatan media ini, kondisi gedung masih terlihat bagus dan megah, meski tidak terlihat posko dan pihak keamanan yang berjaga disana.
“Segera akan kami tinjau langsung kesana. Untuk saat ini memang gedungnya secara struktur sudah rampung namun masih ada yang harus direhab-rehab lagi tapi kalaupun mau ditempati sudah bisa karena aliran listriknya juga sudah jalan,” urainya.
Namun berdasarkan pengamatan media ini dilapangan, masih ada pekerjaan yang belum dituntaskan Pemkot Samarinda berkaitan dengan akses jalan. Sebab, masih ada sebagian jalan yang rusak dan becek ketika hujan.
“Itu menjadi tanggung jawab bidang bina marga untuk perbaikan jalan, kalau kami hanya memastikan pembangunan gedungnya saja,” jelasnya.
“Untuk saat ini gedung yang sudah siap baru peruntukan Dinas PUPR sedangkan gedung sebelahnya untuk Dinas Perkim masih perlu anggaran untuk diselesaikan,” tandasnya. (ms)