Ambil Sisi Sejarah, Bukan Kekerasan
1 menit baca1.338 kali dibaca
SAMARINDA – Kekhawatiran penyebaran paham-paham Partai Komunis Indonesia( PKI) yang sebenarnya telah lama ditinggalkan kini mencuat kembali. Apalagi saat ini film Gerakan 30 September (G30 S) PKI mengundang kontroversi dari berbagai pihak yang tidak menyetujui penayangan film tersebut karena mengandung unsur kekerasan. Namun sebagian besar daerah kini rama-ramai menggelar acara nonton bareng (nobar), guna mengenang kejadian bersejarah yang pernah dilakukan oleh tokoh-tokoh pahlawan pada masa pemberontakan G30 S PKI.
Hal ini pun ditanggapi positif oleh orang nomor dua di Samarinda Wakil Walikota Nusyirwan Ismail.









