Seperti disampaikan oleh Direktur RSJD Atma Husada Mahakam, dr Indah Puspitasari, bahwa berkaca dari pemilihan di tahun-tahun sebelumnya, pihaknya tentu telah menyiapkan berbagai antisipasi apabila ada caleg yang mengalami gangguan kejiwaan atau stres disebabkan gagal sebagai anggota dewan.
"Ini tentu bukan yang pertama kalinya baik itu Pilpres maupun Pilkada, makanya kita tentu sudah siap dan menyediakan kebutuhan kedepan," ucap Indah, Rabu (3/1/2024).
Dia menyebutkan, RSJD Atma Husada Mahakam saat ini memiliki sekitar 190 tempat tidur, dan sekarang baru terisi sekitar 110 pasien. "Jadi masih ada sisa sekitar 80 tempat tidur, dan biasanya kita siapkan di ruangan Belibis, karena di situ ada kelas 1-nya," ujarnya.
Indah menuturkan, disiapkannya ruangan Belibis karena kasus seperti ini tentunya ada rasa malu, dan ada privasi pasien tersebut. "Tapi sebenarnya kita juga tidak membeda-bedakan (Pasien) siapapun yang datang, baik sebelum Pemilu ataupun sesudah kita juga siap memberikan pendampingan maupun, pelayanan serta rawat inap," katanya.
Menurut pengakuannya juga, dari beberapa tahun penyelenggaraan Pemilu yang lalu belum pernah ada kasus caleg gagal yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga masuk RSJD Atma Husada Mahakam. "Ini bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya malu itu sendiri," sebutnya.
Editor: Maruly Z