"Penyakit ini yang menjadi masalah, dan yang paling utama adalah stroke, kemudian kencing manis, serta hipertensi karena pola perilaku mengkonsumsi gula yang tidak terkendali," ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, Senin (18/12/2023).
Lalu penyakit jantung menurutnya banyak masyarakat Kaltim yang telah memasang ring dan ini juga disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat salah satunya faktor makanan yang dikonsumsi terlalu banyak lemak dan tidak seimbang.
"Maka dari itu kita mulai lakukan pelatihan kepada tenaga kesehatan di tingkat pertama khususnya Puskesmas untuk menindaklanjuti pemeriksaan jika terjadi di daerah atau wilayahnya," ucapnya.
Jaya mengungkapkan, secara keseluruhan di Kaltim sendiri kejadian penyakit tidak menular sesuai data 2018 seperti diabetes melitus prevalensinya 3,13 persen, hipertensi 10,8 persen, stroke 14,7 persen, jantung 1,8 persen, kanker 1,45 persen dan obesitas 11,4 persen.
"Maka kita ingin adanya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya tenaga kesehatan di Puskesmas bisa lebih giat lagi dalam memberikan tindakan kepada masyarakat yang didiagnosa mengidap penyakit tidak menular tersebut," katanya.
Editor: Maruly Z