Ponpes Kedunglo 7 Samarinda Diresmikan
1 menit baca7.296 kali dibaca

SAMARINDA – Suasana haru mewarnai jalanya peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Kedunglo 7 Samarinda, Kamis (21/9) malam kemarin, di sekretariat Yayasan Perjuangan Wahidiyah Jalan Talang Sari, Kelurahan Tanah Merah, Samarinda.
Peresmian dilakukan oleh Pengasuh Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo Al-Mudhoroh, Mukarrom Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid.
KH Abdul Latif Madjid berpesan kepada Ketua Pengurus Wahidiyah Provinsi di Kaltim Saefuddin Zuhri untuk melanjutkan perjuangan Wahidiyah di Kaltim, yakni untuk mengajak manusia kembali ke jalan Allah SWT.
“Harapan saya kepada beliau (Zuhri), agar dapat melanjutkan perjuangan saya, yaitu hablumminallah yang mengajak manusia kepada Allah,” kata KH Abdul Latif Madjid.
Selain itu, ia juga berpesan kepada Zuhri, agar berjuang untuk bangsa dan negara serat menjaga kebhinekaan dan dapat menyejahterakan rakyat.
Sementara Zuhri, mengatakan akan melaksanakan perjuangan Wahidiyah dan pondok pesantren di Kaltim. “Untuk melanjutkan perjuangan Insyah Allah. Dan akan kita lakukan bertahap. Mudah-mudahan semua diberi kemudahan dan bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa,” kata Anggota DPRD Kaltim ini.
Bangunan pondok pesentren yang memliki 8 ruang, antara lain, masjid, kantor PW Provinsi dan kota Samarinda dan ruang untuk pendidikan. Untuk saat ini, bangunan asrama Kedunglo 7 Samarinda dibiayai memalui kas dari PW Provinsi.
“Untuk saat ini biaya yang digunakan bersumber dari bantuan kas dan sumbangan spontan Rp 300 juta,” kata Abdurrahman perwakilan pondok pesantren Kedunglo 7. Sementara itu, Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail mengucapkan terimah kasih atas peresmian pondok pesantren yang telah dimakmurkan oleh pendirinya.
“Pembanguan pondok pesantren ini sudah sejalan dengan keinginan pemerintah Samarinda, dengan penguatan karakter,” katanya. (sab)









