Roniansyah, nama pria berusia 42 tahun yang meninggal dunia itu, ditemukan di dalam warung kawasan M Said Gang 04 RT 11, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda setelah
Setiap hari menurut seorang warga Bernama Warnaan, Roniansyah biasanya membuka warung penjualan galon isi ulang pukul 08.00 WITA, tetapi hingga pukul 09.00 WITA pagi tadi tak ada tanda-tanda dibuka.
"Saya ketok-ketok pintunya, karena tidak ada respon, jadi saya buka dengan kunci duplikat, ternyata setelah terbuka dia saya liha sudah posisi tengkurap di lantai," kata Warnaan.
Warnaan bergegas memanggil warga lainnya untuk memastikan kondisi Roniansyahdan ternyata sudah tidak bernyawa, membuat warga langsung menghubungi piket Polsek Sungai Kunjang. "Saat dicek tenryata sudah meninggal, tidaj bergerak," katanya.
Tetapi lanjut pria 29 tahun itu sehari sebelumnya ia sempat melihat almarhum menghadiri undangan pernikahan bersama anak kandungnya Minggu (22/10/2023) kemarin. "Terakhir kemarin dia masih pergi ke acara undangan sama anaknya," jelas Warnaan lagi.
Personel Polsek Sungai Kunjang pun tiba dilokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal dan pemeriksaan pada jasad alamarhum ternyata tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dugaannya almarhum mengalami sakit," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin saat dikonfirmasi siang tadi.
Untuk memastikan penyebab kematian almarhum polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. "Pastinya masih tunggu hasil visum rumah sakit," ujar Zainal lagi
Saat ini jenazah Roniansyah sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (RSUD AWS) setelah dibawa PMI dan relawan untuk dilakukan visum dan penyelidikan kepolisian.
Editor: Aspian Nur