Namun dari tiga direksi itu hanya dua direksi yang masa jabatannya diperpanjang dengan surat keputusan (SK) yang baru, yaitu direktur utama dan direktur umum. Jabatan direktur teknik tidak diperpanjang berdasarkan hasil laporan akhir.
“Direktur utama dan direktur umum disepakati untuk dilanjutkan kembali tugasnya pada posisi yang sama. Pertimbangan yang disepakati oleh Pemerintah Kota Samarinda diantaranya kinerja mereka dinilai berhasil membukukan keuntungan laba perusahaan melebihi tahun-tahun sebelumnya,” kata Andi Harun kepada Korankaltim.com Kamis (24/8/2023) sore tadi.
Di tahun 2023 ini diperkirakan bisa tembus Rp100 Miliar pendapatan Perumdam Tirta Mahakam dan Andi Harun mengaku sudah mengecek pada bulan Juli lalu sudah sekitar Rp70 Miliar, karena itu dirinya optimistis target bisa terpenuhi.
Dengan adanya peningkatan tersebut, maka secara otomatis juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini direncankan Rp15 Miliar untuk kontribusi dari laba PDAM itu ke PAD.
Air yang mengalir juga sudah makin bersih ditambah dengan perluasan sambungan ke sejumlah titik. “Sebelum kami membuat kebijakan ini ada laporan akhir, diantara pertimbangannya yakni jumlah kebocoran malah naik, 40 persen sekarang. Padahal pemerintah sudah memberikan tugas khusus untuk menurunkan tingkat kebocoran ini,” tegas Andi Harun.
Sebelumnya tingkat kebocoran tidak setinggi itu. Bahkan sejak 2021 lalu, orang nomor satu di Kota Samarinda ini juga sudah meminta agar permasalahan ini bisa terus diturunkan.
Editor: Aspian Nur