Acara yang dirangkai dengan Rapimprov ini turut dihadiri Gubernur Kaltim Isran Noor, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Anindya Bakrie serta para Ketua Umum Kadin Provinsi se-Indonesia, dan Ketua Kadin Kabupaten dan Kota se-Kaltim.
“Selamat mengembang amanah, saya yakin susunan pengurus yang terbentuk ini ialah yang terbaik,” ungkap Arsjad seusai mengukuhkan kepengurusan Kadin Kaltim.
Arsjad berpesan agar Kadin Kaltim bisa menjadi mitra strategis pemerintah untuk menyosialisasikan kemudahan berinventestasi dalam pembangunan IKN.
“Mendukung agenda pembangunan Indonesia, menjadi Indonesia negara maju. Tentu melalui program inovatif yang sejalan dengan empat pilar Kadin,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi Kadin Kaltim karena berhasil mengumpulkan seluruh ketua umum Kadin di Kaltim.
“Selamat atas dilaksanakan pengukuhan pengurus Kadin Provinsi Kaltim, ini sejarah baru kali ini Ketua Kadin seluruh Indonesia kumpul di Kaltim,” sebutnya.
Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek menyampaikan Provinsi Kaltim telah terpilih menjadi IKN, hadirnya para pengusaha yang berasal dari Aceh sampai Papua di sini tentu untuk melihat semua peluang investasi di IKN.
Tak hanya IKN lanjut Donna, tetapi peluang investasi di kota-kota penyangga seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.
“Kaltim menawarkan investasi menjanjikan ke depannya. IKN perlu pengembangan yang cukup luas lagi. Berinvestasi di Kaltim cukup menguntungkan di masa depan. Peran serta seluruh pengusaha untuk menjadi pelaku sejarah,” terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin