Hadi menyampaikan, sejauh ini kondisi peserta asal Benua Etam tidak ada masalah walaupun kondisi cuaca mencapai 30 sampai 40 derajat celsius.
"Kebanyakan peserta yang kewalahan (tidak tahan) di tengah kondisi cuaca panas berasal dari Eropa, kalau dari Kaltim semua Alhamdulillah tahan banting," ucap Hadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (8/8/2023).
Dia menyebutkan, peserta asal Kaltim yang mengikuti Jambore Pramuka Internasional yang berlangsung di SaeManGeum, Jeollabok-do, Korea Selatan (Korsel), selama 12 hari sejak tanggal 1 hingga 12 Agustus nanti, diikuti sebanyak 25 Pramuka penggalang dan Pramuka Penegak serta 3 pembina pendamping.
Saat ditanyakan terkait rencana pemulangan kontingen peserta Jambore Internasional tersebut, Hadi yang juga Wakil Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabida) Pramuka Kaltim belum mendapatkan informasi.
"Untuk keputusannya pemulangan itu semua yang tahu adalah Kwarnas, dan saat ini para peserta juga masih berada di bumi perkemahan SaeManGeum," tutup Hadi.
Editor Aspian Nur