Akibat insiden tersebut, akses jalan sebagian tertutup, sehingga kendaraan harus bergantian saat melintas, baik roda dua maupun empat, karena posisi truk kontainer muatan pupuk 24 ton melintang.
Supriadi, supir truk itu mengaku dari arah Palaran hendak menuju ke Sungai Siring, untuk mengantar pupuk.
"Kondisi kendaraan sudah dipastikan dalam kondisi baik. Tetapi, saat ditanjakan itu saya berhenti, karena tidak kuat, saya injak rem dan rem tangan, karena saat itu ramai," kata pria 53 tahun itu.
Supriadi masih sempat meminta kepada kendaraan yang berada dibelakangnya untuk, jalan melalui jalur sebelah kanan.
"Kendaraan yang di belakang, saya suruh melintas lewat kanan," sebutnya.
Tetapi, tak lama tiba-tiba truk mundur, hingga akhirnya rebah, dengn posisi melintang.
Pasca insiden itu, Unit Lantas Polsek Sungai Pinang yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun, langsung melakukan pengaturan lalu lintas.
"Untuk mengantisipasi kemacetan, kami membantu proses pengaturan arus lalulintas, penanganan lakanya, dari Unit Laka Lantas Polresta Samarinda," singkat Panit Lantas Polsek Sungai Pinang, Ipda Suharto.
Untuk saat tengah proses evakuasi, dengan menggunakan crane.
Editor Aspian Nur