Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu melalui Kabid Lalu Lintas Jalan, Didi Zulyani menjelaskan, kegiatan perbaikan jalan di daerah tersebut akan mengganggu arus lalu lintas apabila tetap dilalui kendaraan pada kedua.
"Karena ada pembangunan jalan, sehingga harus dilakukan pengalihan agar tidak macet. Karena pembangunannya hampir separuh jalan, jadi kita tidak mungkin tetap dua arus," ungkapnya pada korankaltim.com, Kamis (6/7/2023).
Menurut Didi, pengalihan arus ini merupakan langkah yang tepat, karena tidak mungkin diadakan penutupan jalur. "Karena di situ (Jalan Pangeran Suryanata) kan arus jalur yang memang istilahnya sering dilewati masyarakat, jadi alternatifnya bisa separuh jadi satu jalur," terangnya.
Meski pengalihan arus ditetapkan sekitar tiga pekan, namun Didi memperkirakan pengalihan arus bisa jadi hingga satu bulan lebih. Namun, untuk pengalihan arus ini masih dicoba dengan arus 1 jalur agar jalannya tetap bisa dipergunakan dan jika untuk jalur alternatif kurang efektif, maka akan diarahkan ke jalur yang lain.
Dia menambahkan, sebelum dilakukan perbaikan jalan, pihaknya juga sudah melakukan rapat dengan beberapa pihak termasuk perwakilan masyarakat di daerah tersebut. "Dilakukan peningkatan jalan karena kondisi jalan di sana bergelombang dan banjir jadi masyarakat pasti mendukung lah untuk pembangunan jalan tersebut," tegasnya.
Didi juga menegaskan, petugas Dishub akan selalu berjaga setiap hari berdasarkan permohonan dari kontraktor untuk membantu pengalihan jalan tersebut. Untuk pemenuhan personel yang dilibatkan saat ini hanya empat orang per hari, namun apabila terjadi lonjakan kemacetan maka akan ditambah lagi.
"Kemarin rapatnya sudah bersama perwakilan masyarakat, di kecamatan bersama lurah, ketua LPM kemudian disepakati seperti itu, jadi kalau untuk informasi ke masyarakat mudahan sudah terinformasi semua sehingga masyarakat dapat menyikapi," tegasnya.
Editor: Maruly Zainuddin