Acara yang berlangsung di Hotel Mercure pada Kamis (15/6/2023) hari ini dihadiri 44 sekolah penerima penghargaan Adiwiyata serta 8 tokoh Kalpataru.
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menyampaikan, dengan adanya penghargaan tersebut semua unsur di Kaltim mampu terlibat dalam menjaga lingkungan.
"Sehingga lingkungan kita tetap lestari kedepan, terus ditingkatkan capaian ke Proper (Program Penilaian Kinerja Perusahaan) yang lebih tinggi," ucap Isran.
Selain itu provinsi Kaltim merupakan salah satu daerah penghasil devisa tertinggi ke negara, dengan penduduk yang berjumlah 3,7 juta jiwa mampu menghasilkan devisa negara sebesar USD32 Billion atau setara Rp500 Triliun.
"Walaupun telah berkontribusi yang besar kepada negara, tetap saja ada oknum-oknum yang melakukan pengrusakan lingkungan dengan menambang tanpa izin," katanya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini diharapkan Isran agar mampu menggerakkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam upaya menyelamatkan bumi dengan membuang sampah secara benar sehingga mampu mengurangi polusi yang berkepanjangan.
"Karena di sinilah pentingnya daur ulang menjadikan sampah bernilai guna," sebutnya.
Dirinya mengajak untuk galakkan lagi penghijauan serta reboisasi demi menjaga hutan tetap lestari, melalui gerakan penanaman ke seluruh masyarakat Kaltim.
Editor: Aspian Nur