“Pesan pak Wali tingkatkan pelayanan. Mengalir secara kontinyu dan kualitasnya dijaga,” ujar Lukman dikonfirmasi Koran Kaltim Minggu (11/6) kemarin.
Selain itu, walikota juga mengarahkan agar, PDAM dapat lebih bekerja keras dalam hal minimalisir angka kebocoran. Pasalnya, melihat banyaknya potensi penyebab kebocoran membuat langkah antisipasi menjadi amat penting untuk dilakukan.
Karena, lanjut Lukman ketika distribusi terganggu, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan menjadi tidak maksimal.
“Kami terus upayakan minimalisir kebocoran. Dan kalaupun terjadi penanganannya kami upayakan secara cepat,” paparnya.
Untuk itu, kata Lukman PDAM akan melakukan koordinasi lebih intensif dengan semua pihak, baik internal PDAM maupun pihak luar, seperti masyarakat. Dalam kaitan untuk melaporkan apabila terjadi adanya gangguan pelayanan seperti kebocoran dan yang lainnya.
“Kalau koordinasi ke internal kami sudah berupaya maksimal, dengan semua sistem kerja kami. Kalau untuk dari pihak luar, kami juga selalu berkoordinasi kepada pihak terkait, dan masyarakat melalui layanan pelanggan atau contact center,” ungkap Lukman. (rs)