Kalau biasanya kapal berangkat pukul 14.00 WITA sore hari maka hari ini berangkat lebih awal pukul 09.00 WITA pagi. Hal itu membuat beberapa penumpang akhirnya tertinggal di pelabuhan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli yang mendatangi terminal pelabuhan untuk melakukan pengecekan terhadap penumpang dan berkoordinasi dengan pihak operator kapal yang stand by di pelabuhan.
"Diupayakan penumpang yang tertinggal untuk diberangkatkan hari ini juga, tetapi kalau memang sudah memenuhi kuota 800 orang, operator meminta izin ke KSOP untuk berlayar, supaya nantinya tidak ada penumpukan penumpang keesokan harinya," ujar Ary kepada Korankaltim.com.
KM.Prince Soya mengangkut kurang lebih 2000 orang dan yang belum bisa berangkat itu sekitar 500an penumpang. "Saat ini masih dilakukan pendataan dan para calon penumpang diminta untuk membeli tiket, terkait dengan yang akan berangkat untuk KM.Cattelaya Express. Jika sudah memenuhi kuota, diupayakan akan diberangkatkan," sebutnya.
Sementara Jumrana, seorang penumpang kapal mengatakan dirinya bersama suami dan anaknya hendak pulang kampung ke Palopo, tetapi tak mendapatkan tiket. Wanita 53 tahun itu merupakan warga Handil dan datang pukul 06.00 WITA pagi tadi. "Pas sudah datang tidak dapat tiket, sudah habis," kata Jumrana.
Jumrana berharap hari ini bisa berangkat dengan menggunakan KM.Cattleta Express. "Mudahan bisa berangkat hari ini, saya juga sudah didaftarkan sama pengurus," ujarnya.
Editor: Aspian Nur