Dinding bangunan yang difungsikan jadi tempat berdagang itu roboh karena diduga kondisi beton yang menempel sudah rapuh.
Kepada Korankaltim.com, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH melalui Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Teguh Setya Wardana menjelaskan, mereka mendapat laporan dari masyarakat atas insiden tersebut dan langsung menuju lokasi.
Menurut Teguh, jika dilihat dinding tersebut roboh disebabkan kondisi beton yang menempel di bagian kayu bangunan sudah mulai rapuh.
"Lisplang yang dilapisi oleh semen dan keramik ternyata sudah mulai rapuh dan dinding bagian atas bangunan roboh, menimpa kanopi dan 3 buah kendaraan roda dua yang berada tepat di bawahnya," ucap Teguh.
Dalam proses evakuasi pihaknya menurunkan sekitar 5 anggota personel Disdamkar Kota Samarinda, dilengkapi peralatan seperti cutting elektronik untuk mempermudah proses pemotongan besi kanopi serta peralatan pendukung lainnya. "Alhamdulilah tidak ada yang terluka dalam kejadian itu," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur