Dari video rekaman kamera CCTV yang beredar, pemotor yang diidentifikasi sebagai seorang mahasiswi bernama Zefiria Mebang tersebut, tampak melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jalan Juanda menuju Jalan PM Noor. Ketika sampai di Jalan AW Sjahranie di tengah jalur tersebut, video berdurasi 16 detik memperlihatkan ada dua pengendara sepeda motor beriringan dari arah Jalan PM Noor ke Jalan Juanda.
Tak berselang lama, mahasiswi yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion KT-3472-UT menabrak salah satu pemotor yang tengah berjalan beriringan. Itu adalah sepeda motor dengan nomor Polisi KT-2078-OD yang dikendarai Rahmat Agung Nugroho (20).
Tepat dibelakang dua motor yang beriringan itu, ada mobil Nissan KT-1000-SC yang dikemudikan Nanda Asysyifa (18). Terang saja, tabrakan tak bisa dihindarkan. Zefiria terpental bersama sepeda motornya, hingga menyebabkan cidera parah dan kehilangan nyawa.
Dikonfirmasi terkait insiden tersebut Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulu mengatakan pasca kejadian anggota yang mendapatkan laporan langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Anggota langsung melakukan olah TKP dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, terkait insiden ini," tuturnya.
Ditanya soal bagaimana kondisi korban pasca kejadian, pemotor wanita tersebut mengalami luka berat dan tak sadarkan diri. "Korban setelah kejadian tidak sadarkan diri, saat tiba dirumah sakit dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.
Editor: Rusdianto