Anggota Komisi V DPR RI Irwan mengungkapkan, sejak tahun 2022 sebenarnya Jembatan Bailey itu sudah masuk dalam usulannya saat rapat internal Komisi V maupun dengan Kementerian.
"Alhamdulillah disetujui, jadi lelang nanti akhir bulan Februari. Lebar jembatan tujuh meter panjang 12 meter, dikerjakan selama sembilan bulan. Jembatan Bailey sekarang nanti bakal diganti jembatan permanen," ucap Irwan, Rabu (1/2/2023).
Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim ini mengaku jalanan sebelum dan sesudah jembatan pun akan dilakukan pengecoran, jadi satu kesatuan dengan pembangunan jembatan.
"Kiri kanan jalan sebelum dan sesudah jembatan nanti mau ditinggikan sekaligus menyelesaikan permasalahan jembatan karena juga sering tergenang air," sebutnya.
Hal ini dilakukan karena dalam beberapa kali peninjauan ke lokasi tersebut ruas jalan memang cenderung sempit dan sering banjir.
Karenanya diharapkan dapat segera dilakukan lelang dan benar-benar dibangun dengan baik. Guna target penyelesaian poros Samarinda-Bontang di akhir 2023 ini dapat tuntas.
"Jadi bagaimana menyelesaikan beberapa segmen, dari Terminal Lempake ke arah bandara ke Tanah Datar ke Santan sampai ke Bontang itu akhir tahun ini mulus semua," tutup Irwan.
Editor: Aspian Nur