Saat didekati, diketahui pemotor sudah terlihat tergeletak di atas cor jalan dan sepeda motor terlihat remuk, dengan sebagiannya masih tersangkut dibelakang truk sebelah kanan.
Kejadian nahas itu, sempat terekam video amatir dan beredar di aplikasi perpesanan. Dari video berdurasi 1.42 detik yang beredar di group-group whattshap, terlihat warga yang geram dan menyalahkan sang sopir truk kontainer dengan KT 8430 KU yang dikemudikan oleh Nistan. Dimana saat itu, sang sopir ternyata berada di dalam kursi kemudinya.
Dalam video itu warga berteriak meminta pria 31 tahun tersebut untuk turun dari truk, dan sang sopir sempat membuka pintu mobil itu, kemudian menutup kembali, karena melihat warga yang berkumpul. Tetapi untuk menghindari aksi main hakim sendiri, petugas kepolisan yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun berupaya untuk menenangkan warga dan meminta sang sopir untuk tidak turun sementara.
Terlihat pula seorang wanita yang menunjuk sambil berteriak kearah sang sopir, dan si sopir hanya memperlihatkan raut bersalah dan pasrah sambil memberikan isyarat maaf, dengan kedua tanganya.
Dikonfirmasi terkait insiden yang menewaskan remaja laki-laki itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari sopir truk tersebut, terkait kejadian itu.
"Untuk sementara kami masih dalami keterangan dari si pengemudi," tuturnya.
Untuk kronologis singkat kejadian itu, ia pun menerangkan jika sepeda motor yang dikendarai Andhika tersebut berjalan dari arah Jalan Simpang Pasir, menuju Jalan Adi Sucipto. Tetapi, sesampainya di TKP (Jalan Trikora), tepat di depan sebuah moni market, korban berjalan melalui lajur kiri, yang mana terdapat truk kontainer parkir, tepat dilajur yang sama.
"Karena jarak sudah dekat, terjadi benturan, yang menyebabkan pengendara motor luka dan meninggal dunia, saat tiba di rumah sakit (RSUD I.A.Moeis)," tutupnya.
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi