Ia mengatakan, selain sebagai tokoh nasional, dirinya merasa memiliki kedekatan secara emosional dengan Sinta sebagai sesama orang Jawa. Untuk itu, ia merasa perlu mendapatkan dukungan dari istri Gus Dur tersebut.
Ia mengaku, mantan ibu negara tersebut telah memberikan restu. Restu yang diberikan kepadanya juga dibarengi dengan beberapa pesan penting. “Beliau doakan mudah-mudahan apa yang saya citakan terlaksana. Beliau pesankan soal harmoni kebersamaan dalam Bhineka Tunggal Ika. Kebersamaan dalam keberagaaman,” paparnya.
Dikatakannya, Sinta mengamanatkan agar momen Pilgub kedepan jangan sampai mengganggu iklim perdamaian di Kaltim. Apalagi Rusmadi sebagai pejabat pemerintah, memiliki kewajiban bersama semua pihak menjaga kondusifitas di daerah.
“Jadi di suasana pilkada nanti kedamaian harus tetap di jaga, “ kata Rusmadi menirukan Sinta.
Istri Bapak Pluralisme Indonesia itu telah dua kali datang ke Samarinda. Dalam aktifitasnya sebagai petinggi Nahdlatul Ulama (NU), Sinta memang kerap mendapat undangan sahur dan berbuka bersama pengurus NU di seluruh Indonesia.
“Ini momen yang luar biasa. Mendapat restu dari tokoh pluralisme utama di Indonesia. Gus Dur adalah panutan untuk keberagaman di Indonesia. Seorang tokoh besar. Layak mendapat julukan pahlawan. Ini sebuah kebanggaan besar bagi saya,” ucap Rusmadi. (rs)