Menurut informasi warga setempat Eni (40), dulunya jalan tersebut memiliki gorong-gorong sebagai tempat aliran air dari atas gunung ke arah sungai Mahakam, tetapi karena banyaknya tumpukan sampah serta tertutup oleh timbunan tanah maka gorong-gorong tersebut buntu.
"Awalnya memang ada gorong-gorong di bawah sini, yaah seukuran orang dewasa lah. Cuman karena ada pengurukan tanah terus juga sampahnya banyak makanya ini tertutup," ucapnya.
Ia menjelaskan, rongga di bawah jalan tersebut sebenarnya sudah diketahui hampir sejak setahun yang lalu, hanya saja baru kali ini dilakukan perbaikan oleh pemerintah.
"Semoga saja pengerjaan perbaikan jalan dapat dilakukan dengan cepat, kan kasihan masyarakat yang melintas dari arah Samarinda Sebrang ke arah Palaran atau sebaliknya malah terhambat," Harapnya.
Menurut informasi diameter kedalaman lubang sekitar 8 meter dengan lebar sekitar 5 meter, dan untuk menanggulangi masalah tersebut PUPR telah menyiapkan 2 buah gorong-gorong besi yang akan di tanam di bagian bawah jalan.
Penulis: */Rahmat Surya
Editor: Rusdi