"Untuk cuaca di Samarinda sampai dengan akhir tahun ini akan mengalami cuaca ekstrem, ini ditandai dengan angin kencang serta hujan deras, bahkan ada beberapa pohon tumbang," kata Kepala Dinas BPBD Kota Samarinda, Suwarso, Jumat (2/12/2022).
Suwaro mengatakan, dampak cuaca ekstrem di Kota Samarinda berimbas pada genangan air, pohon tumbang, serta tanah longsor di beberapa titik. Karena memang ada beberapa wilayah yang menurut pantauan BMKG masuk dalam kategori rawan bencana, dan ini harus menjadi perhatian kita bersama khususnya masyarakat.
"Memang masih ada beberapa warga Samarinda yang masih tinggal di area tebing, dan ini sangat berbahaya karena rawan longsor," jelas Suwarso.
Sebagai upaya dalam hal tersebut, ia bersama tim BPBD Kota Samarinda selalu menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada, apalagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana seperti longsor dan banjir.
"Sampai akhir tahun kita harus terus waspada, makanya kita selalu bergerak memberikan informasi serta sosialisasi kepada masyarakat melalu relawan, keluarga, Kelurahan Tangguh Bencana, dan media massa. Kita juga sering ingatkan untuk waspada apalagi mereka yang tinggal di lereng," tandasnya.
Untuk prediksi cuaca di awal tahun 2023 Suwarso menjelaskan masih menunggu hasil pantauan dari BMKG, dan ketika hasil itu sudah keluar pihak BPBD akan menyampaikannya kepada masyarakat Kota Samarinda.
Penulis: Rahmat Surya
Editor : Rusdi