"Iya, untuk teknisnya ya, ini bisa dimanfaatkan mereka yang mau membuat SIM atau yang gagal saat ujian," kata Gulo.
Lanjut kata Gulo, bagi mereka yang hendak mengikuti bimbel ini bisa langsung mendaftarkan diri secara online di Polantas Samarinda, melalui WhatsApp yang sudah dicantumkan di brosur pemberitahuan, atau datang langsung di Satpas SIM untuk pendaftaran.
"Nanti itu ada petugas kami, bagi para pendaftar bisa meninggalkan nomor yang bisa dihubungi. Jadi nanti dibagi dan akan diinfokan jadwal bimbelnya," sebutnya.
Ditambahkan perwira satu melati tersebut nantinya pihaknya untuk perhari dibatasi pesertanya yakni 40-50 orang. "Misalnya lebih dari itu, kami geser ke hari jadwal berikutnya. Ini kami batasi supaya lebih efektif," terangnya.
Gulo pun membantah, jika bimbel tersebut terkait dengan banyak peserta pemohon SIM yang tak lulus saat ujian. "Itu tidak ada kaitannya, buktinya tingkat kelulusan pemohon SIM kami sangat tinggi," tegasnya
Yang jelas pihaknya ingin merubah paradigma, jika ujian SIM itu sulit. "Karena ujian SIM ini kan harus mempersiapkan diri dan kami mengharapkan pemohon SIM untuk mempersiapkan diri, dengan ikut sekolah mengemudi diluar," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi