Jaya menerangkan dari lima provinsi yang ada di Kalimantan, hanya Kaltim dan Kalbar yang masih nihil. Sementara, untuk Kaltara terdapat dua kasus, Kalteng satu kasus, dan Kalsel tiga kasus.
"Total kasus se-Indonesia per Selasa kemarin terdapat di 26 provinsi dengan total 267 kasus. Alhamdulillah untuk di Kaltim masih nihil," kata Jaya kepada Korankaltim.com, Rabu (26/10/2022).
Mantan Direktur RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda ini menyebut di setiap harinya dari kabupaten kota melaporkan perkembangan kepada Kemenkes terkait hal ini. "Jadi kita setiap hari dapat perkembangannya," ucap dia.
Ia menjelaskan agar bebas dari GGAPA ini lebih banyak pada menjaga kesehatan, kemudian memberikan asupan makanan yang sehat dna minum yang cukup.
Sebelumnya untuk di Kaltim memang dilaporkan terdapat satu kasus, namun per Rabu (19/10/2022) lalu Kemenkes mengeluarkan rilis bahwa Kaltim tidak masuk pada kriteria gagal ginjal akut pada anak.
"Jadi Kaltim di-exclude (keluarkan) dari kriteria gagal ginjal. Info yang kami dapatkan itu ada rujukan RS Balikpapan ke Surabaya, tapi engga tahu rumah sakit mana," tuturnya.
Penulis: Faishal Ays
Editor: Supiansyah