Pimpinan Majelis Burdah Anwarul Mukhlisin, Khairil Hamid Sayuti mengatakan, agenda Burdah keliling kampung sudah berjalan sekitar 7- 8 tahun dan diselenggarakan setiap tahunnya.
Khairil Hamid Sayuti menjelaskan, hari Arba Mustamir atau hari Rabu terakhir di bulan Safar mengacu dalam kitab Kanzun Najah wa Surur tentang diturunkannya sebanyak 320 ribu bala di hari terakhir bulan Safar untuk dibagikan selama setahun ke depan.
"Kegiatan ini sebagai bentuk usaha dan ikhtiar dalam rangka terhindar dari bala yang diturunkan, agar kita semua selamat," ucapnya.
Dalam rangkaian proses kegiatah Burdah keliling kampung pertama dilakukan membaca yasin dan selawat kemudian membaca doa selamat dan air rajahan, dengan tata caranya sendiri sudah ada dari dalam kitab dan orang-orang terdahulu.
"Kegiatan pembacaan Burdah ini sebagai upaya bertawasul dan berwasilah, karena kita tahu salah satu fadhilah Burdah itu sendiri adalah menolak bala, mendinginkan kampung," ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, peserta secara berjamaah mulai dari para santri, jamaah, dan masyarakat lingkungan majelis berjalan berkeliling kampung dari Jalan Lambung Mangkurat melewati Jalan H Samat kemudian berakhir di langgar Al-Fatihah. Jamaah membaca Burdah dilanjutkan memanjatkan doa bersama memohon keselamatan serta mengharap keridhaan Allah.
Khairil Hamid Sayuti berharap semoga dengan kegiatan tersebut semua masyarakat di lingkungan Jalan Lambung Mangkurat dan umumnya Kota Samarinda dapat terhindar dari bala bencana yang besar, sehingga kota ini tetap aman dan terjaga di dalam lindungan Allah SWT.
Penulis: */Surya
Editor: Maruly Zainuddin