Dengan misi penolakan kenaikan harga BBM itu, ratusan mahasiswa dan sejumlah pelajar bergantian menyampaikan orasi politiknya.
Humas Amara, Sayid Ferhat menyampaikan, tujuan dari aksi demonstrasi yang mereka lakukan agar pemerintah daerah dapat menyampaikan penolakan terhadap kenaikan harga BBM ke pemerintah pusat.
Ia menyampaikan, jika saat itu pemangku kebijakan tak dapat hadir bersama dengan massa di tengah titik aksi, maka pihaknya yang akan berupaya untuk masuk ke dalam kompleks gedung DPRD Kaltim. Ucapan itu mereka buktikan, bahkan saat memasuki waktu ibadah salat Magrib, massa aksi akhirnya berhasil menerobos masuk ke dalam komplek gedung wakil rakyat itu.
Sebagian besar massa aksi yang telah memasuki ke dalam komplek gedung DPRD Kaltim membentuk simpul barisan diiringi dengan sejumlah nyanyian perjuangan. Selain itu, mereka juga melakukan konferensi pers dengan membacakan selembaran bahan kajian yang menjadi dasar penolakan mereka.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Maruly Zainuddin