"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kota mengenai rutenya dan menyiapkan pengamanan yang sudah direncanakan sejak 2 hari yang lalu, termasuk menginformasikan kepada seluruh warga melalui di media sosial (medsos)," ungkap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli saat diwawancara Korankaltim.com Jumat (19/8/2022) hari ini.
Pawai pembangunan bakal diikuti ratusan peserta mulai dari tingkat SMP, SMA, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan umum yang nantinya mereka akan melintasi jalur yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Dengan rute dimulai dari Jalan Kesuma Bangsa, Bhayangkara, Taman Samarendah, Awang Long, Jenderal Sudirman, KH Khalid, Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Basuki Rahmat dan Agus Salim, kemudian kembali ke titik awal, dipastikan terjadi kemacetan di sejumlah titik jalan khususnya di dalam kota mengingat jalur yang dilewati peserta pawai akan ditutup, sehingga untuk mengurai dan mencegah kemacetan tersebut, Polresta Samarinda pun akan mengerahkan 117 personelnya bersinergi dengan Dishub, Satpol PP dan relawan Kota Tepian.
Meski tak menjelaskan secara rinci terkait pengamanan dan pengalihan jalur lalu lintas khususnya di sekitar rute pawai namun perwira melati tiga tersebut menyebutkan khusus kendaraan yang keluar maupun masuk ke Samarinda akan diarahkan melalui jalur pinggiran kota.
"Bisa dilihat dari video yang kami informasikan di medsos, untuk warga baik dari Bontang maupun yang dari Balikpapan akan melewati Kota Samarinda bisa mengantisipasi dengan melewati jalur-jalur diluar rute pawai pembangunan," tutup Ary.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur