“Kualitas air di Makassar sangat bagus, sehingga banyak ikan segar yang lezat yang wajib kita makan disini, karena air bersih menjadi bagian kita semua mari kita jaga kelestariannya,” kata Danny Rohmanto dalam sambutan yang sekaligus mempromosikan wisata kuliner di daerahnya.
Sementara itu Rudy Kusmayadi dalam laporan sebagai ketua panitia IWWEF 2017 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Makasar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memfasilitasi dan kelancaran kegiatan ini. Juga kerja keras DPP Perpamsi Pusat bekerja sama dengan PDAM Tirta Makasar.
“Event ini gelaran pertama di luar Jawa dan berlangsung sangat sukses. Selain expo juga dilaksanakan seminar-seminar yang bisa menambah ilmu bagi pegawai PDAM sekaligus ajang silaturahmi antar sesama tukang ledeng,” terang Rudy Kusmayadi.
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo secara resmi membuka gelaran IWWEF 2017 yang pertama dilaksanakan di luar Jawa ini dengan menabuh gendang secara bersamaan di atas panggung.
“Makassar bukan milik orang Bugis, tapi milik seluruh masyarakat Indonesia. Saya yakin forum ini amat strategis. Begitu juga dengan Perpamsi sebagai organisasi perusahaan pengelola air bersih, karena air memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Apabila kualitas air dapat terjaga dengan baik, maka Insya Allah kesejahteraan masyarakat daerah akan baik. Untuk itu perlu dukungan dari pemerintah daerah dan pusat. Air menjadi sebuah kebutuhan dan harapan. Air bukan persoalan profit. Air milik rakyat untuk masa depan,” tandas Syahrul Yasin Limpo.
Ia berharap adanya regulasi dan kebijakan yang strategis akan dihasilkan dalam forum ini. Begitu juga dengan koordinasi dari institusi, agenda dan aksi yang bebas dari distorsi, termasuk adanya dukungan politik dan pendanaan yang memadai dari pihak terkait. (ms/*)