Asisten I Sekretariat Daerah Kota Samarinda H Ridwan Tassa kepada Korankaltim.com menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah menggelar pembahasan evaluasi tentang realisasi Pro Bebaya, melibatkan seluruh kecamatan yang ada di Kota Tepian karena pelaksanaannya menyentuh langsung hubungan antara ketua RT dengan kecamatan. "Sudah kami laksanakan kegiatan evaluasi dengan para camat beberapa hari lalu," jelas Ridwan Selasa (26/7/2022) siang tadi.
Dalam evaluasi yang ada pemkot meminta camat untuk menyampaikan laporan perkembangan program tersebut selama beberapa waktu berjalan. Setidaknya laporan yang perlu disampaikan mengenai akumulasi kegiatan yang diusulkan oleh masing-masing RT setempat, melihat dalam pelaksanaannya Pemkot Samarinda juga telah menerbitkan regulasi yang mengatur tentang teknis pelaksanaannya. "Kami meminta akumulasi berapa persen kegiatan fisik dan berpa persen kegiatan pemberdayaannya agar dapat sesuai dengan aturan yang ada," sebut Ridwan lagi.
Sejauh ini program yang sudah berjalan disetiap RT yang tersebar itu belum ditemukan hambatan yang cukup besar hanya adaptasi dengan program anyar ini.
Tujuan pembahasan evaluasi yang telah berlangsung itu guna menutupi kendala yang terjadi selama berjalannya program tersebut, sebab program ini baru berjalan di Samarinda pertama kalinya yang membutuhkan koreksi agar berjalannya sesuai dengan aturan yang ada.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur