Ketua Umum DPP Barmuda, H Anderiy Syachrum menyampaikan khitanan massal ini merupakan keinginan dan harapan dari masyarakat. Sehingga, dalam merespon keinginan tersebut pun Barmuda mencoba implementasikan.
Hal ini tentu sebagai upaya mewujudkan posisi Barmuda yang memang konsentrasi untuk membantu masyarakat di bidang sosial.
"Karena memang berdirinya Barmuda ingin konsentrasi pada gerakan sosial yang dapat meringankan beban masyarakat," kata H Andre sapaannya.
H Andre menyebut antusias dari masyarakat sangat besar dalam pergelaran kali ini. Terlihat dari jumlah kehadiran justru melebihi dari kuota awal yang disediakan. Di mana kuota hanya 60 orang, namun yang hadir justru lebih dari itu, sehingga menjadi daftar tunggu bagi yang tidak hadir atau membatalkannya.
"Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat besar. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat," harapnya.
Sebagai informasi, Barmuda cukup rutin melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Misalnya, seperti kegiatan khitanan massal, bantuan daerah terdampak bencana, hingga membagikan sembako kepada masyarakat sebanyak 150 paket di setiap bulannya yang kini tetap konsisten dilakukan.
"InsyaAllah Barmuda ke depan akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan program kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ini semata-mata untuk menunjukkan komitmen bahwa Barmuda ada untuk rakyat," tandas H Andre.
Kasdim 0901 / Samarinda, Letkol Inf Napitupulu mengatakan khitanan massal ini merupakan wujud kepedulian dari TNI AD khususnya Kodim 0901/Samarinda ke masyarakat.
"Hari ini kita siapkan khitanan untuk 60 orang dan kita bagikan sarung serta paket obat obatan," katanya.
Tentunya kegiatan ini akan terus dilaksanakan bekerja sama dengan instansi pemerintah dan Barmuda yang merupakan wujud sinergitas TNI AD dengan organisasi kemasyarakatan.
Warga Rawa Makmur, Dahliani mengucapkan banyak terimakasihnya kepada Barmuda dan TNI AD atas pergelaran ini. Ia mengaku cukup kesulitan untuk melakukan khitanan secara mandiri karena berasal dari keluarga yang kurang mampu.
"Karena keluarga tidak mampu, kalau bayar sendiri kan berat," akunya.
Ia mendapatkan informasi terkait agenda ini berasal dari Ketua RT yang datang ke rumah-rumah menanyakan siapa saja yang anaknya mau ikut. "Karena saya punya anak laki-laki dan dia mau, akhirnya kami ikut," ucap Dahliani.
Ia berharap ke depan, Barmuda bisa meningkatkan jumlah kuota agar dapat lebih banyak anak-anak yang mengikutinya. (*/KK)
Penulis: */Faishal Ays
Editor: Supiansyah