Ketua PWI Kalimantan Timur Endro S. Efendi menerangkan tujuan UKW tersebut agar jumlah wartawan yang profesional, paham dan kompeten bisa bertambah di Kaltim.
Diketahui sebelumnya, PWI Kaltim telah menggelar UKW sejak 2011 lalu dan ini merupakan UKW yang ke-26. Kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semua peserta menjalani proses ujian kompetensi dengan baik dan serius. Kendati demikian dewan penguji hanya menetapkan 27 peserta yang kompeten.
"Hari ini berjalan dengan baik, dari 30 peserta ada yang tidak hadir karena alasan keluarga dan dua peserta dinyatakan tidak kompeten," kata Endro kepada Korankaltim.com (5/7).
Endro menyampaikan, peserta yang tidak mendapatkan kesempatan kali ini tidak boleh berkecil hati sebab masih ada kesempatan UKW berikutnya. Ia juga berharap agar terus mengevaluasi diri agar menjadi wartawan yang lebih baik lagi.
"Yang belum kompeten ini biasa hanya ada satu atau dua mata uji yang harus mengulang sebetulnya. Kita berharap di ujian berikutnya, kalau peserta ini mengikuti sudah tau dimana kekurangan dan di mana letak yang harus diperbaiki," terangnya.
Kemudian Endro berpesan kepada wartawan yang dinyatakan kompeten untuk tetap menjaga marwah pribadi dan mempertahankan profesionalitas sebagai wartawan kompeten. Sebagai wartawan yang dianggap kompeten tentunya memiliki beban baru yang harus selalu dilestarikan.
"Kita berharap wartawan yang mengikuti uji kompetensi bisa menjaga marwah mereka sendiri karena ketika dinyatakan kompeten maka dinyatakan ada tanggung jawab profesional yang akan diemban. Karena narasumber akan melihat hal itu," harapnya.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah