Rute yang ditempuh untuk peseda pria sejauh 23 kilometer sementara wanita menempuh jarak 10 kilometer dengan start dan finish di tempat yang sama, lapangan Korem 091/ASN.
Goweser pria beristirahat di Kampung Ketupat Samarinda Seberang dan disana mreka melakukan pembersihan sampah dan penyerahan tong sampah dari Dendi Suryadi kepada warga Kampung Ketupat.
Sedangkan goweser wanita yang dipimpin Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman Ira Dendi Suryadi melaksanakan bersih-bersih di Taman Bebaya Tepian Mahakam Jalan Slamet Riyadi samping Jembatan Kembar.
Dendi Suryadi H mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pendukung gowes. “Yang kita laksanakan ini semoga bermanfaat, yang terpenting selama kegiatan tidak ada hambatan aman dan lancar,” kata Dendi.
"Kurangnya kesadaran masyarakat dan kurangnya tempat sampah menjadi salah faktor banyaknya sampah di daerah tersebut. Bayangkan saja, peserta yang ikut sekitar 150 orang, dan satu orang mengumpulkan sampah rata-rata 2-3 kantong plastik besar," jelasnya.
"Karena memang ini area yang banyak dilewati kendaraan, biasanya kendaraan suka seenaknya buang sampah misalnya sampah plastik, botol minuman, puntung rokok dijalan," ujar Dendi lagi.
Olahraga gowes dan plogging, ini lebih dari sekedar memungut sampah tapi sekaligus aktivitas olahraga yang cukup menyenangkan. Selain sehat, plogging mengajak seluruh pengikut dan orang yang melihat aktivis plogging untuk bisa meningkatkan kesadaran dalam menjaga dan memelihar lingkungan.
Aktivitas penuh pesan moral diselipkan dalam kegiatan olahraga ini menjadi ide cemerlang yang sangat hebat.
Tak hanya ide yang patut diacungkan jempol, tapi penggiat olahraga plogging pun diisi dengan orang-orang hebat juga. Tanpa rasa malu, setiap orang bersepeda sambil memungut sampah dan mengumpulkannya dalam kantong yang telah mereka siapkan masing-masing. (*/kk)
Sumber : Penrem 091/ASN