Tim Korankaltim.com menemukan fakta seorang tokoh pendiri perusahaan batu bara ternama di provinsi ini juga pernah menyerahkan miliaran rupiah kepada dua universitas di Tanah Air.
“Padahal batu bara dan beberapa SDA lain sudah sering disinggung Pak Gubernur, produksinya meningkat labanya naik. Tapi CSR-nya tidak pernah naik. Memangnya kita tidak mengerti matematika?” tegas Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi kepada Korankaltim.com Rabu (11/5/2022) hari ini.
Data yang ditemukan media ini menyebutkan seorang tokoh pendiri perusahaan batu bara di Kaltim pernah memberikan Dana Abadi ke Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebesar Rp50 Miliar.
Tak hanya Dana Abadi, beasiswa pendidikan dan riset Covid-19 dengan total Rp362 miliar juga diberikan ke UGM pada tahun 2020 silam.
Selain UGM Yogyakarta, pengusaha tersebut juga mendonasikan Rp100 miliar kepada Istitut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2019 silam.
“Ini mungkin hanya satu kasus tapi kecewa sekali. Saya sudah pelajari hampir semua perusahaan tidak serius memberikan CSR ke Kaltim.” Ujar Hadi dengan nada gusar.
“Wajar saya sebagai masyarakat Kaltim menyuarakan hal itu. Wajar kalau ini dipertanyakan,” pungkas Hadi.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur