Pantauan Korankaltim.com di lapangan hari ini, personel gabungan serta unsur kemaritiman membantu penumpang turun dari kapal, mendampingi anak-anak serta ibu-ibu yang membawa barang-barang, termasuk membantu penumpang yang sakit dan tidak bisa jalan.
Terkait kedatangan dua kapal yakni KM Pantokrator dan KM Cattleya serta satu kapal berangkat KM Prince Soya dari Samarinda, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Samarinda Muchlis Tohepali mengatakan, pada arus balik Lebaran terdapat dua kapal yang datang Parepare.
"Hari ini ada juga yang berangkat yaitu KM Prince Soya dengan jumlah penumpang 1.068 orang. Untuk kapal yang datang Pantokrator membawa 1.850 penumpang dan Cattleya 701 penumpang. Jadi, total penumpang yang datang sekitar 2.521 orang," papar Muchlis kepada media ini sore tadi.
Hari ini memang menjadi puncak arus mudik Lebaran meski Senin (9/5/2022) besok akan datang lagi kapal KM Adithya dari Parepare.
"Kami prediksi memang puncak arus mudik hari ini, karena penumpang terurai ada dua kapal yang datang, itu informasi dari KSOP Parepare. Ini upaya menghindari penumpukan penumpang dan ini memang bukan kondisi normal, karena ada peningkatan," paparnya.
Ditanya terkait skema arus balik, Muchlis menyebutkan jika pihaknya bersama dengan Polsek Kawasan Pelabuhan dan Pelindo telah mengatur dengan baik, hal tersebut juga diakui berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sebelumnya.
"Ya bisa dilihat tadi seperti apa pengaturannya, baik kendaraan maupun penumpangnya, semua diarahkan. Jadi kalau ada keinginan untuk membenahi pasti bisa, kami harapkan kan disini Pelindo yang bergerak dan itu ada dua hal yang harus disiapkan, yang pertama mengenai tiket online dan kedua penataan pelabuhan," papar Muchlis.
"Kalau tidak ditangani pasti akan mengalami situasi seperti itu (arus mudik) berulang kali dan ini akan saya tegaskan ke Pelindo, mungkin laporannya akan saya sampaikan ke Dirjen Perhubungan Laut," tutup Muchlis.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur