"Kami selalu siap siaga. 11 posko ini kami siagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Untuk itu selama lebaran ini pihaknya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Samarinda, jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, untuk selalu memastikan listrik dipadamkan dan mengecek kembali kompor.
"Padamkan listrik dan mengecek kompor dengan mencabut selang regulator dari tabung gas, termasuk jika menggunakan obat nyamuk bakar supaya dimatikan," ungkapnya.
Selain itu juga, warga diminta untuk melaporkan kepada RT setempat maupun tetangga yang memang tidak bepergian.
"Sehingga kalau terjadi sesuatu atau apapun itu bisa diketahui," terangnya.
Pasalnya, selama bulan ramadan sudah ada enam kejadian musibah kebakaran dan rata-rata karena korsleting listrik.
"Mudahan selama lebaran ini masyarakat tetap waspada dan hari rayanya tetap dalam suasana tenang serta nyaman," tandasnya.
Penulis:Nancy
Editor: Supiansyah