Kuota Haji Kaltim Masih Belum Dipastikan
1 menit baca391 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Pemerintah pusat mengasumsikan jumlah calon jemaah haji asal Indonesia yang akan diberangkatkan pada Musim Haji 1443 Hijriah ini berjumlah 110 ribu orang.
Hal ini berdasarkan pengumuman Pemerintah Arab Saudi yang memutuskan untuk memangkas kuota jemaah haji hingga 50 persen dari angka biasanya.
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Perwakilan Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur Ahmad Ridani mengatakan, sampai saat ini masih belum diketahui berapa pastinya jumlah jemaah yang akan diberangkatkan.
“Angka tersebuut (110 ribu jemaah) baru asumsi karena melihat dari penyampaian Pemerintah Arab Saudi,” terang pria yang akrab disapa Dani ini.
Asumsi tersebut dimunculkan juga guna menghitung prediksi biaya tambahan bagi jemaah haji yang berlaku seiring penyesuaian ibadah haji yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.
Diketahui otorita setempat memberlakukan sejumlah penambahan biaya selama musim haji di era Pandemi Covid-19.
“Oleh pemerintah ditetapkan biaya haji itu Rp39,8 juta. Tapi penambahan biaya tidak dibebankan kepada jemaah,” imbuhnya.
Untuk Kaltim sendiri, calon jemaah haji yang akan diberangkatkan adalah yang termasuk dalam daftar keberangkatan tahun 2020 lalu.
Totalnya ada sekitar 2.500 jemaah yang sampai saat ini masih menunggu kepastian.
“Kalau memang dipotong 50 persen kuotanya, kasarnya dihitung 1.250 orang yang akan berangkat,” pungkas Dani.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur









