“Untuk SR sebenarnya belum bisa. Kan belum terbangun intake dan IPA-nya. Lahan saja masih survei buat intake dan IPA kemarin,” ujar Lukman kepada Koran Kaltim Rabu (30/8) kemarin.
Ia mengajak agar warga yang sudah berniat untuk menjadi pelanggan, untuk tidak tergiur dengan ajakan calo, atau oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Disarankan jangan tergiur calo, melalui Ketua RT saja nanti kalau mau mendaftar dikoordinir,” paparnya.
Lukman menyebut, pihaknya tak ingin dengan adanya calo justru akan menjatuhkan kinerja PDAM yang tengah terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Samarinda.
Sebagai bentuk partisipasi, ia mengajak masyarakat agar tidak lagi menggunakan jasa calo untuk mengurus pendaftaran sambungan baru ke PDAM. Pasalnya, ia mengatakan saat ini PDAM sudah memberikan kemudahan pelayanan dengan berbagai kemudahan akses layanan.
Pendaftaran sambungan baru bisa dilakukan melalui website PDAM Samarinda, atau melalui layanan contact center, untuk informasi awal. Sementara itu, untuk masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya calo, diimbau untuk melapor ke layanan contact center PDAM Samarinda di 0541- 2090000.
“Belum ada pembukaan pendaftaran untuk wilayah Makroman. Baru sosialisasi rencana pembangunan intake dan IPA,” tutup dia. (rs)