Menurut keterangan salah seorang karyawan SPBU, Juwita Sari (36) mengatakan saat itu dirinya sedang melakukan pengisian BBM jenis pertalite, sopir Grand Max minta untuk diisikan penuh. Saat terisi 12 liter tiba-tiba terlihat asap dan api terlihat dari dalam, membuat api langsung membakar mobil dan sopir langsung keluar.
"Saya lagi ngisi, terus liat asap terus api dan saya langsung meletakkan nozel ke dispenser, kemudian berlari untuk mematikan listrik," katanya.
"Dan api langsung menyambar ke dispenser sebelahnya, motor saya dan teman yang terparkir dekat situ ikut terbakar, karena posisinya angin kencang. Juga sempat ada ledakan sekali," sambungnya.
Setelah itu, pihaknya bersama dengan karyawan lainnya pun berupaya untuk memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar).
"Tetapi, dua Apar tidak mampu memadamkan, gak lama datang petugas pemadam terdekat datang langsung memadamkan api yang berkobar," ujarnya.
Saat ditanya kondisi sopir saat itu, ia mengaku mengalami luka bakar di bagian kaki dan langsung dilarikan ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) untuk mendapatkan perawatan. "Iya luka ringan saja sopirnya," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan pihak Unit Inafis Polresta Samarinda telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan telah memasang garis polisi di sekitar area yang terbakar.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah