Mereka bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltim dan kampus UWGM dimana vaksin yang ada untuk dosis 2 dan booster.
Ketua Umum Barmuda, Anderiy Syachrum menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata Barmuda peduli terhadap masyarakat di Kota Tepian.
Hal ini dilakukannya sebagai bentuk tanggung jawab Barmuda untuk turut serta berkontribusi dalam mencegah dan perlawanan terhadap penyebaran pandemi Covid-19.
"Ini kami lakukan tentu upaya nyata sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah serta kepedulian kepada masyarakat dalam melawan Covid-19," kata H Andre, sapaan akrab Anderiy Syachrum kepada Korankaltim.com hari ini.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat luas agar taat menjalankan arahan pemerintah, terkhusus pada penerapan protokol kesehatan. Karena itu salah satu tindakan nyata dalam melawan Covid-19.
"Kita semua tidak boleh lalai ataupun abai terhadap prokes, demi kebaikan kita bersama-sama juga," pesannya.
Walaupun warga sudah di vaksin diharapkan jangan merasa kebal sebab vaksin itu bukan menghilangkan sebaran virus, tetapi hanya membangun kekebalan sehingga selain mengikuti vaksinasi, pun protokol kesehatan tak perlu dilupakan.
"Karena kita tidak tahu ke depannya ketika ada varian baru. Pokoknya sampai covid-19 hilang baru kita bebas," ujar Andre.
Barmuda mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Barmuda serta panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini.
"Tak lupa pula kepada tenaga kesehatan yang tak kenal lelah mengabdi ke masyarakat," ujar Andre lagi.
Terpisah, Ketua PMI Kaltim Sayid Irwan menyampaikan kegiatan kali ini merupakan lanjutan dari vaksinasi sebelumnya yang dihelat di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda bebetapa waktu lalu.
Sayid Irwan berpesan kepada masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan yang merupakan keharusan. Memang Kaltim sudah lama mengalami landai sehingga warga menjadi lalai dalam menjalankan protokol kesehatannya.
"Sudah terlanjur merasa nyaman, sudah banyak yang sehat sampai jadi nol makanya malah jadi pede. Sekalinya ada varian baru yang penyebarannya cepat untuk berlipat ganda, kan jadi repot," kata Irwan.
Sehingga protokol kesehatan ini harus digalakkan, serta vaksinasi pun dimassifkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Penulis : */Faishal Ays
Editor: Aspian Nur