Hasil anggaran yang nantinya terkumpul pada perusahaan pengepul itulah yang nantinya akan dihibahkan membangun kampung wisata tersebut yang digadang berada di Bukit Steling, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.
"Rencana kami sasar di Bukit Steling. Masalah akses jalan, tempat istirahat dan penerangan yang menjadi kekurangan itu yang akan diatasi," jelas Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi kepada Korankaltim.com Jumat (11/2/2022) hari ini.
Tak menutup kemungkinan nantinya sasaran pembangunan kampung wisata lokasinya berbeda, maka dari itu ia menyematkan melalui program tersebut yang terpenting yaitu jiwa gotong royong masyarakat serta memiliki rasa cinta pada Kota Samarinda.
"Maka dari itu gotong royong ini bisa tumbuh karena rasa cinta pada kota kita, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan menyasar kampung yang lain," ungkap Rusmadi.
Program itu memiliki manfaat yang banyak, tak hanya bagi pembangunan dari sisi lingkungan dan kesehatan juga dapat terjaga jika jelantah dapat dimanfaatkan dengan baik.
"Kalau digunakan untuk makanan tentu tidak sehat bagi kesehatan belum lagi kalau dibuang ke saluran dapat menyumbat, lebih baik kita kumpulkan ada manfaatnya," ungkapnya.
Dalam waktu dekat tepatnya mulai dari 2 sampai 15 Maret Pemkot Samarinda akan menggelar gerakan mengumpulkan minyak jelantah dengan target 40 ton yang nantinya hasil dari itu akan digunakan untuk menindaklanjuti rencana tersebut.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur